Sabtu, 15 April, hari terakhir kami di Pahawang, sekaligus hari terakhir saya di Lampung. I’m so excited
karna sudah kangen rumah, setelah hampir seminggu melanglang-buana~
Kami bangun pagi-pagi sekali setelah semaleman tepar.
Sehabis sholat Shubuh, betapa terkejutnya kami karena baju, celana, handuk,
yang kami jemur sehari sebelumnya basah kuyup. Ternyata oh ternyata, semalem
hujan turun lumayan deras. Heff. Saya kok ngga denger sama sekali ya, haha..
Dan yang tau kalau semalem hujan pun cuman satu orang temen. Kayanya kami
tidurnya pada nyenyak banget ya. Anyway,
setelah sarapan dan (masih nyempetin) main kartu, kami packing semua barang bawaan, karena kami akan langsung check out. Sebenernya kami masih mau ke
satu spot snorkeling lagi, dan
awalnya, kami kira siang harinya bakal balik lagi ke penginapan. Tapi ternyata,
kami nanti langsung balik ke Ketapang
dan bersih-bersih disana.
Jumat, 14 April, saya bangun sekitar pukul 02.00 dini hari.
Sesuai rencana, hari itu saya akan bertolak ke Pahawang. Dan seperti yang saya ceritain sebelumnya, buat ke
Pahawang ini saya join salah satu travel agent, namanya Funtrip, dan mereka berangkat dari
Jakarta sekitar tengah malam dan perkiraan sampai di Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 03.00. Alhamdulillah, mereka mau
nerima saya yang booking seat pada
saat-saat terakhir. Dan untuk trip ke
Pahawang ini mereka mematok harga Rp400.000-an, include sewa kapal, penginapan, dan makan, cuman exclude sewa snorkel, goggles, dan fin.
Hari Kamis, 13 April, saya terbangun dari tempat tidur yang
nyaman sekitar pukul 06.00/07.00. Lupa tepatnya, soalnya habis tepar semaleman.
Oiya, sedikit review tentang kamar di
Jazz Guest House ini, everything was good! Awalnya saya pesen single bed, cuman karna ada suatu
masalah, saya dipindah ke kamar double
bed. Thats fine, tho. Suasana
kamarnya cukup bersih, rapi, ada AC, TV, dan WiFi. Kamar mandinya juga meskipun
kecil, tapi berfungsi dengan baik dan ada shower
air hangatnya. Dan sebagai nilai plus juga, kita dapat sarapan gratis! Yaa,
walaupun dengan menu seadanya ya. Tapi overall,
untuk harga segitu, fasilitas dan pelayanan yang diberikan sudah melebihi
ekspektasi saya.
Alhamdulillah, setelah beberapa minggu ngga ada bahan
sibuk dengan kerjaan di kantor yang makin lama makin “menggila”, akhirnya saya
ada kesempatan buat nulis lagi. Kali ini, saya mau share pengalaman saya mengunjungi tanah Sumatra untuk PERTAMA
KALINYA! Wew. I was so excited! Dan
lebih tepatnya, saya kemarin berkunjung ke daerah paling selatan dari pulau
tersebut, mana lagi kalau bukan... LAMPUNG!
Buat para pecinta aktivitas outdoor, rasa-rasanya resto yang
akan saya review kali ini cocok banget dijadiin tempat nongkrong. Ngga cuma
tempatnya yang unik, makanannya juga asik-asik. Nama tempatnya, Travelmie! Dari namanya aja udah catchy yes. So, here’s my review..
Seakan tak mau kalah dengan sang adik, Shireen Sungkar, yang sukses dengan produk oleh-oleh Malang Strudel-nya, kini sang kakak, Zaskia Sungkar, pun membuka kuliner
“serupa” di Kota Pahlawan, Surabaya. Didukung penuh oleh sang suami, Irwansyah,
yang juga sudah lebih dulu memulai bisnis oleh-oleh yakni Medan Napoleon, Zaskia meluncurkan produk oleh-oleh baru di
Surabaya dengan nama Surabaya Snowcake!
Diberdayakan oleh Blogger.


